green day - Wake Me Up When September Ends

Senin, 11 November 2013

PARAMETER KESEHATAN


TUGAS APLIKOM
NAMA               :  AGUS SUTARJO PRATAMA
PRODI              :  S1 KEPERAWATAN




NO
PARAMETER
ANGKA NORMAL
SATUAN
1
Gula darah puasa* (sampel jari)
61-110
mg/dL
2
Gula darah sewaktu (sampel jari)
100-140
mg/dL
3
Gula darah puasa* (sampel lengan)
70-126
mg/dL
4
Gula darah puasa (sampel lengan)
115-160
mg/dL
5
Kolesterol total
120-200
mg/dL
6
LDL (low density lipoprotein)
< 160
mg/dL
7
HDL (high density lipoprotein)
> 45
mg/dL
8
Trigliserida (TG) **
< 150
mg/dL
9
Asam Urat
3_6
mg/dL
10
SGOT
7_21
u/L
11
SGPT
7_26
u/L
12
Leukosit (Sel darah putih)
5000-10000
per mm3
13
Trombosit (Keping darah)
150000-400000
per mm3
14
LED (laju endap darah) 1 jam
< 20 mm
Mm
15
LED (laju endap darah) 2 jam
< 20  -40 mm
Mm
16
Haemoglobin (Hb)
P: 14-17 & W: 12-15.5
9%
17
Tekanan darah
< 130/85
mmHg
18
Denyut Jantung
60 – 80
/menit

Sabtu, 09 November 2013

Oscar: Menakutkan Melihat Mourinho Marah

Oscar: Menakutkan Melihat Mourinho Marah
.
.
.

BERITA-CHELSEA || Jose Mourinho dikenal sebagai sosok yang meledak-ledak dan sulit diprediksi. Baik kepada lawan maupun tim asuhannya sendiri, Mourinho tak pandang bulu untuk mendampratnya.

Tengok saja bagaimana marahnya Mourinho melihat performa Chelsea saat dikalahkan Newcastle pekan lalu. Bahkan kemarahan tersebut membuat para pemain Chelsea yang notabene merupakan anak asuhnya 'takut' dan tak ingin merasakan kemarahan lagi di laga-laga selanjutnya.

Hal ini diungkapkan oleh gelandang Chelsea, Oscar. Menurutnya, melihat kemarahan yang ditunjukkan Mourinho usai laga melawan Newcastle membuat dirinya dan para pemain Chelsea merasakan ketakutan.

"Mourinho sangat marah karena permainan kami melawan Newcastle. Sangat marah dan frustasi. Kita tahu bagaimana kepribadiannya, dan sangat menakutkan melihat dia marah seperti itu," ungkap Oscar.

Namun Oscar tak melulu menyalahkan sikap Mourinho tersebut. Menurutnya, adalah wajar bila seorang pelatih marah melihat performa anak asuhnya tak sesuai dengan harapannya karena itu adalah salah satu tugas pelatih untuk memberikan evaluasi kepada timnya.

"Itu adalah tugasnya untuk marah saat kami tak melakukannya dengan baik. Itu adalah kepribadiannya, dia adalah pelatih yang bagus yang membuat kami tahu bahwa kami telah melakukan kesalahan," tandasnya.